Hukum

Pemicu Kerusuhan Rutan Siak, Menkumham Minta Tahanan Perempuan Dipindah

Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly ke Rutan Siak (Foto: Banda Haruddin Tanjung)

linkarnews.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, pemicu dari kerusuhan di Rutan Siak, Riau karena penganiayaan dan narkoba. Yassona menegaskan, narapidana yang menjadi pemicu kerusuhan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

"Saya rekomendasikan agar wanita yang berusia 17 tahun itu masukkan list agar dipindahkan ke Nusakambangan," ucap Yasonna di Riau, Senin (13/5/2019).

Wanita yang dimaksud Yasonna adalah Y. Gadis ini merupakan narapidana yang ditangkap pihak sipir Rutan karena narkoba.

 

Y diduga sebagai salah satu pengedar di dalam Rutan Siak. Dari hasil pengembangan di dapat tiga orang napi pria yang sedang pesta narkoba. Diduga sabu yang dikonsumsi tiga napi pria itu didapat dari Y.

Saat diinterogasi itulah, oknum sipir melakukan penganiayaan terhadap para narapidana yang ditangkap itu. Warga binaan yang mengetahui rekannya dipukuli sipir marah dan berujung pembakaran Rutan.

"Kalau pengedar atau bandar narkoba itu pasti punya jaringan. Sama seperti bandar yang Pulau Bali juga kita pindahkan ke Nusakambangan.

Terkait kerusuhan yang terjadi 11 Mei 2019 itu, Yasonna menegaskan kalau yang dilakukan anak buahnya sudah tetap. Namun, jika ada kesalahan oleh sipir harus diproses.

"Saya nilai yang dilakukan oleh staf saya sudah tetap. Saat mendengar ada narkoba di sel harus dirazia. Namun petugas juga tidak boleh arogan dan melanggar hukum," ujar Yassona usai meninjau Rutan Siak.


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...