Politik

Kita Robohkan Cacing Tanah dan Rezim Jokowi

Yudi Syamhudi Suyuti, Koordinaytor Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional).

Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti, Koordinaytor Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional).

linkarnews.com - Tidak ada alasan Cina melakukan intervensi militer di Indonesia untuk membela kepentingan Rezim Jokowi, karena akan melanggar hukum internasional. Dan hal tersebut jelas memicu perang dunia.

Namun adalah sebuah tuntutan hukum internasional, masuknya kekuatan Internasional ke sebuah negeri, untuk menegakkan hukum internasional dalam hal kemanusiaan. Termasuk terjadinya pelanggaran kejahatan internasional dari sebuah rezim yang dengan sengaja melakukan tindakan kekerasan pada rakyatnya yang merupakan bagian masyarakat dunia.

Dalang dan otak rezim Jokowi adalah Konglomerat Taipan yang masuk daftar kejahatan keuangan dengan merampok hutang negara pada luar negeri, demi kepentingan kelompoknya yang saat ini rekening rahasia mereka sebesar 11.000 triliun telah di blokir Internasional. Uang sebesar itu harus kita rebut kembali untuk menata kedaulatan rakyat dan kerjasama internasional dalam format baru.

Dunia internasional menunggu Indonesia untuk mengeksekusi kejahatan tersebut dalam kerangka kerjasama MLA (Mutual Legal Assistants). Salah satunya adalah BLBI.

Namun dalam perkembangannya, kejahatan keuangan tersebut bukan kejahatan keuangan biasa. Melainkan masuk kategori kejahatan kemanusiaan dan agresi. Hal ini, karena para setan konglomerat beraliran sesat tersebut menggunakan negara dan instrumennya untuk melakukan kolonisasi atau penjajahan.


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...