Riau

Area Hutan Mentulik Dibuka Illegang Loging Meraja Lela

Ilegal Loging (Ilustrasi)

linkarnews.com - Kasus illegal loging seperti makin meraja lela di Propinsi Riau khususnya di kabupaten Kampar yang masih terdapat lahan hutan primer dan hutan skunder dikawasannya.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Mentulik Kabupaten Kampar - Riau, Pembukaan area lahan (Hutan) untuk penanaman kebun kelapa sawit didaerah tersebut dilakukan oleh para pihak baik investor, serta oknum-oknum yang terlibat baik pihak kepolisian maupun oknum masyarakat.

Lahan seluas 1800 Ha lebih yang sedininya merupakan lahan (tanah) ulayat ditebangi dengan dalih untuk penanaman kebun Kepalapa Sawit, sudah berjalan hampir 2 bulan lebih penebangan dan mobilisasi kayu illegal terjadi di Desa Mentulik Kecamatan Kampar Kiri Hilir.selain memperburuk kondidi hutan hutan Riau, aktifitas ini disinyalir merupakan penebangan illegal dan pembukaan lahan tanpa izin.

Diketahui hutan larangan adat didesa juga ikut dilibas oknum tersebut.

Sebagian warga mempertanyakan kegiatan penebangan tersebut bahkan di Desa pengakuan seorang warga Desa mentulik bahwa aktifitas ini bukan kali pertama terjadi di Desa mereka.

"Kegiatan illegal loging di daerah kami ini sebetulnya sudah lama terjadi, sekalipun ada penindakan namun terkesan formalitas dari aparat saja, dan penebangan juga dilakukan pada hutan-hutan larangan adat", Ujar Seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Sebagian lahan merupakan tanah ulayat yang dikerjasamakan secara sepihak oleh investor dengan aparatur Desa setempat.Dan masyarakat berharap ada pihak yang menindak lanjuti kegiatan illegal terbut.

"Dari luas lahan yang digarap (1800 Ha) terdapat 300 Hektar tanah ulayat sudah di jual kepada investor. Kita berharap pihak penegak hukum segera bertindak untuk menyelesaikan masalah ini, sebelum masyarakat melakukan aksi atau tindakan main hakim sendiri", Ditambahkan oleh salah seorang warga tersebut.*md


  


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...