Riau

Pria 40 Tahun Bawa Kabur dan Cabuli Siswi SMA di Rokan Hilir

ilustrasi

linkarnews.com - MD, warga Kepenghuluan Bangko Jaya Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir, Riau ditangkap polisi. Pria 40 tahun itu membawa lari siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) berusia 16 tahun.

"Selain membawa korban, pelaku juga dilaporkan oleh keluarganya atas kasus pencabulan. Kasusnya ditangani Polsek Rimba Melintang," ujar Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto seperti dilansir Merdeka.com, Rabu (31/10) kemarin.

Pelaku dibekuk setelah polisi menerima laporan dari orang tua korban. Kepada polisi, orang tua kehilangan korban setelah berangkat ke sekolah ke SMAN 1 Rimba Melintang dengan menggunakan sepeda motor.

"Sore harinya, korban belum juga pulang dari sekolahnya. Lalu orangtua korban dan keluarganya melakukan pencarian terhadap korban," jelas Sigit.

Setelah lama mencari, keberadaan korban tak kunjung ditemukan. Tidak menyerah, keluarga korban kembali mencari keesokan harinya. Kali ini mereka memperluas radius pencarian hingga ke sekolah dan menanyakan kepada teman-temannya.

"Keluarga korban mendapatkan informasi dari temannya, bahwa korban pergi bersama pria yang sering bersamanya, yakni MD," kata Sigit.

Selanjutnya keluarga mencari korban ke rumah MD di Jalan Balam KM 12 Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir. Namun tidak ditemukan. Keluarga akhirnya menemukan korban di rumah abang kandung MD.

"Setelah berhasil ditemukan, korban menceritakan yang dialaminya selama ini. Ternyata korban diajak berhubungan layaknya suami istri oleh pelaku," ucap Sigit.

Pengakuan itu membuat keluarga korban kaget dan emosi. Mereka langsung melaporkan MD ke Polsek Rimba Melintang. Dari laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku.

"Petugas menyebar ke sejumlah titik yang dimungkinkan sebagai lokasi pelarian pelaku. Tak butuh waktu lama, petugas menangkap MD. Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Rimba Melintang," ucapnya


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...