Dunia

Musik dan Identitas Muslim Amerika

Musik

 

linkarnews.com - 3,5 juta warga Muslim yang tinggal di Amerika. Mayoritas utama berasal dari Asia Selatan dan Asia Tengah. Meskipun banyak yang melihat Amerika sebagai “tanah yang bebas,” sebagian mengatakan iklim politik saat ini telah menyulitkan untuk menjadi Muslim di Amerika. Dalam upaya meningkatkan pemahaman budaya, Smithsonian baru-baru ini menghadirkan sekelompok seniman untuk menunjukkan identitas Muslim mereka lewat pertunjukkan berjudul "Now You See Us".

Lewat musik, puisi dan lagu – sekelompok seniman menjelajahi pengalaman mereka sebagai warga Muslim-Amerika.

Pertunjukkan di Kennedy Center di Washington DC yang diberi nama “Now You See Us” itu bertujuan untuk menghapus pandangan negatif terhadap warga Muslim-Amerika pasca serangan teroris 11 September dengan menjelajahi kehidupan diaspora Muslim di Amerika.

Pertunjukkan ini menampilkan tantangan dan kerumitan yang dihadapi warga Muslim-Amerika dan kontribusi mereka.

Manajer program Smithsonian Asian Pacific American Center Nafisa Issa mengatakan, “Kami menghadirkan program yang menunjukkan hal-hal positif dalam budaya Muslim dan sejarah inovasi Muslim dalam budaya.”

“Now You See Us” menampilkan seniman dan artis Muslim-Amerika yang terkenal, yang lebih ingin memusatkan perhatian pada persamaan dibanding perbedaan. Musisi utama kelompok Sanctuaries DC Bakht mengatakan, “Kesempatan seperti ini membantu mengingat kembali Amerika. Saya sama Amerika-nya seperti orang atau kelompok lain juga. Saya kira sudah waktunya kita tidak saja menerima hal itu, tetapi juga meresapi dan mewujudkannya sehingga ini tidak sekedar jadi sikap toleran saja.”

Sementara penulis lagu dan pemain rabab Amerika keturunan Afghanistan Qais Essar mengatakan, “Melihat iklim geopolitik saat ini, sangat penting bagi orang-orang untuk mewakili komunitas dan asal usul mereka secara akurat.”

Penulis dan penyair Amerika keturunan India Sham-E-Ali Nayeem berpandangan serupa.

“Ada begitu banyak upaya meminggirkan suara kita, jadi saya sangat gembira malam ini karena dapat mempersembahkan keindahan warisan budaya kami," ujarnya.

Pertunjukkan “Now You See Us” memberi wawasan baru, sebagaimana disampaikan penonton Chad Davis. Ia mengatakan, "Saya langsung datang menonton acara ini. Saya akan sampaikan kepada teman-teman saya tentang hal-hal yang saya lihat mala mini. Saya jadi memiliki perspektif berbeda."

Para seniman mengatakan pertunjukkan itu memberi mereka platform untuk menggarisbawahi bahwa perbedaan-perbedaan yang ada semakin memperkaya Amerika dan warganya


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...