Dunia

Hamas-Israel Capai Gencatan Senjata di Gaza

Asap membubung dari ledakan akibat serangan udara Israel dan Mesir ke gedung pusat kebudayaan Said al-Mishal di Kota Gaza

 

linkarnews.com - Pejabat-pejabat Palestina mengatakan Hamas, kelompok militan yang memerintah Gaza, mencapai gencatan senjata dengan Israel, meski kedua pihak tampaknya kembali berada di tepi perang. Palestina dan Hamas TV mengatakan kesepakatan dicapai setelah mediasi oleh Mesir dan pemain regional lainnya.

Israel belum mengukuhkan mencapai gencatan senjata dengan Hamas, tetapi seorang pejabat yang tidak mau disebut namanya membantah hal itu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu rapat dengan kabinet keamanan, Kamis (9/8), setelah kedua pihak mengisi sebagian besar malam itu dengan saling tembak roket. Ia memerintahkan tentara tetap "bertindak keras" terhadap militan dan juga memperkuat kehadiran militer di perbatasan Israel-Gaza.

Hamas menembakkan hampir 200 roket ke Israel sepanjang Rabu (8/8) malam hingga Kamis. Israel membalas dengan sejumlah sama serangan udara.

Pejabat-pejabat kesehatan Palestina mengatakan seorang ibu hamil dan putrinya yang berusia 18 bulan tewas. Tujuh warga Israel dilaporkan terluka.

Warga Palestina melancarkan protes mingguan di perbatasan Israel-Gaza sejak Maret, ketika Israel memulai persiapan perayaan ulang tahun ke-70 sebagai negara.

Tentara Israel sudah membunuh sedikitnya 158 demonstran. Israel mengatakan banyak dari mereka adalah militan yang sedang berusaha menyelinap melintasi perbatasan.

Israel menuduh Hamas melancarkan protes sebagai penutup untuk terorisme - tuduhan yang dibantah Hamas.

Palestina menginginkan Israel dan Mesir mencabut blokade yang sudah berlangsung 10 tahun terhadap Gaza. Menurut PBB dan Palestina, blokade tersebut telah menimbulkan krisis kemanusiaan


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...