Nasional

Kanker Mata, Bocah 4 Tahun Asal Pangandaran Ini Butuh Bantuan

Asep Septian Permana

 

linkarnews.com - Asep Septian Permana, bocah berumur 4 tahun di Pangandaran, butuh uluran tangan. Di usianya yang masih kecil ia divonis retinoblastoma atau kanker mata. Ia kini tak bisa melihat.

Penyakit anak ketiga dari pasangan Romli dan Acum warga Dusun Sidahurip, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ini termasuk langka.

Menurut Romli, ayah Asep, saat dilahirkan kondisi anak bungsunya ini normal. Menginjak usia 18 bulan, Romli melihat ada kelainan pada kedua mata anaknya. Setiap malam mata anaknya terlihat bercahaya, seperti 'mata kucing'.

"Karena khawatir, lalu saya bawa ke dokter spesialis mata untuk diperiksa. Ternyata dokter menemukan ada kelainan pada retina anak saya, kata dokter penyakit ini tergolong langka," jelas Romli saat dihubungi Jumat (10/8/2018).


Setelah diperiksa, dokter mata menyarankan agar anaknya dibawa ke rumah sakit yang lebih besar untuk dilakukan penanganan lebih serius.

Sehingga, pada September 2016 lalu, Romli membawa Asep ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS), selama 4 hari dengan fasilitas BPJS Kesehatan.

"Bulan November 2016 mata anak kami berhasil dioperasi dan sekarang memakai mata palsu untuk mata kanan," ujarnya. 

Setelah dioperasi, Asep harus menjalani kemoterapi pada Januari 2017 sampai April 2018 sebanyak 14 kali. Namun setelah berhenti kemoterapi, karena keterbatasan biaya penyakit kanker matanya tak kunjung sembuh. 

Malah belum lama ini mata kirinya terdapat benjolan yang membesar, sehingga menghalangi penglihatannya, serta menimbulkan rasa sakit. Sekarang Asep tidak bisa melihat atau mengalami kebutaan.

"Harusnya setiap satu bulan satu kali melakukan kemoterapi, tapi kami terkendala dengan biaya jadi terpaksa tidak melakukannya lagi," tambahnya.


Romli berharap ada dermawan yang bersedia membantu pengobatan anak laki-laki. Karena Asep merupakan anak yang paling diinginkan, lantaran kedua kakaknya perempuan.

"Kalau terus kemoterapi harus ke Bandung, butuh ongkos untuk rental kendaraan, biaya dari mana saya, hasil kerja paling hanya cukup untuk makan," pungkasnya. 


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...