Riau

Tabrakan Maut Bus dan Truk Tronton Menelan Korban

Bus Rapi

linkarnews.com - Pihak kepolisian Resort Siak sudah mendata  jumlah korban jiwa dan luka-luka akibat tabrakan maut antar bus RAPI dan truk tronton bermuatan air minum galon di Kilometer 40 Bandar Sikijang-Lubuk Agung, Kerinci Kanan, Kamis (26/7/2018) pagi kemarin. 

Disebutkan, sebanyak 12 orang menjadi korban dalam peristiwa tragis yang sejauh ini proses penyidikannya masih dilakukan oleh aparat kepolisian. tersebut.

Dari 12 orang tersebut, satu orang  dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 11 orang lainnya dalam kondisi luka parah.

Adapun korban tersebut masing-masing adalah: 

1.Peterson Hutahean, Meninggal Dunia (MD)

2. Pantas Simanjuntak, mengalami Luka Berat (LB)

3. Rosdiana Manurung, mengalami Luka Berat (LB)

4. Jhoni Simbolon, mengalami Luka Berat (LB)

5. Astian Tampubolon, mengalami Luka Berat (LB)

6. Khairul Amri, mengalami Luka Berat (LB)

7. Eben Jhoni Manalu, mengalami Luka Berat (LB)

8. Defran Andrial, mengalami Luka Berat (LB)

9. Ega Asade, mengalami Luka Berat (LB)

10. Yuli Susanti Br Harahap, mengalami Luka Berat (LB)

11. Ahmad Rifai Nasution, mengalami Luka Berat (LB)

12. Akarna, mengalami Luka Berat (LB)

Adapun kronologi kecelakaan berawal saat bus RAPI maupun truk fuso melaju dari arah Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci. saat itu,  bus RAPI dan truk berjalan beriringan.

Sementara Kapolres Siak AKBP Ahmad David melalui Kasat Lantas AKP Chandra kepada tribunpekanbaru.com mengatakan, kecelakaan tersebut murni akibat kelalaian pengemudi Mercedes Benz PT. RAPI, yang memacu kendaraannya pada jalan turunan. Identitas pengemudi masih dalam penyelidikan Polres Siak.

Awalnya, mobil Mitsubshi Tronton BK 9463 CH yang dikemudikam oleh Santos Perlindungan (39) datang dari arah Pekanbaru menuju arah Pelalawan berhenti di badan jalan sebelah kiri karena mogok akibat kopling jebol.

Pengemudi truk sudah memberi tanda rambu. Tidak kama kemudian, datang dari arah Pekanbaru menuju Pelalawan mobil Mercedes Benz PT. RAPI, BK 7290 LD dengan kecepatan tinggi. Bus RAPI diduga berupaya mendahului truk fuso berwarna orange.

Karena jarak sangat dekat dan kondisi tak memungkinkan, kecelakaan tak terhindarkan lagi. Bagian kiri bus menabrak bagian belakang sebelah kanan truk.


Korban Meninggal Ternyata Kernet Bus RAPI

Kecelakaan maut antara Bus PT RAPI dengan Truk di Kilometer 40 Kelurahan Seikijang Kecamatan Bandar Seikijang menewaskan kernet, Peter Hutahaean, Kamis (26/7/2018) pagi.

Kepergian Peter meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya.

Pria paruh baya itu meninggalkan dua anaknya, Jopi dan Katerin, yang tinggal di Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Jenazah Peter telah diberangkatkan dari RS Selasih, Kamis sore. Ipar korban, Jonter Sihombing ikut mengurus pemberangkatan jenazah di rumah sakit.

"Semua biaya pengantaran jenazah ditanggung oleh manajemen RAPI," ungkap Jonter.

Menurut Jonter, saat kejadian itu, bus dikemudikan oleh sopir dua. Sedangkan sopir satu sedang istirahat di kabin belakang bus.

Dari keterangan sopir satu, Sio Hutahaean yang di dapat Jonter Sihombing, pagi itu diselimuti kabut tebal.

Bus bergerak dari arah Pekanbaru tujuan Jambi dengan kecepatan tinggi.

Sementara di sisi kiri jalan, sebuah truk berhenti. Sementara jangakauan penglihatan sopir sangat terbatas karena kabut.

"Di situ (lokasi kejadian) pas tanjakan manis. Pas mau lewat tanjakan, baru terlihat ada truk di depan," kata Jonter.

Menurut warga Pekanbaru ini, rambu penanda kendaraan berhenti pun dipasang terlalu dekat dari truk.

Dikarenakan jarak yang sudah terlalu dekat, benturan tak dapat dielakkan lagi. Bagian kiri depan bus menghantam ekor truk.

Peter yang duduk di bangku kernet depan langsung terlempar ke luar dari kaca depan.

"Korban duduk di depan. Pas bus menabrak truk, dia langsung tercampak keluar," ujar Jonter.

Sementara bus tidak langsung berhentik. Bus masih bergerak sampai beberapa meter dari titik tabrakan.

"Ban belakang sebelah kanan mengenai korban sesudah jatuh di aspal. Makanya parah gitu," kata Jonter. 


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...