Metropolis

Demi Pelayanan Pemko Pekanbaru Pindahkan Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor ke Terminal Payung Sek

 
linkarnews.com - Jika tidak ada halangan untuk tahun ini Pemko Pekanbaru akan membangun kantor KIR (Pengujian Kendaraan Bermotor).
 
Demikian Disampaikan Plt Kadishub Pekanbaru Kendi Harahap MT melalui Plt Kabid Keamanan Transportasi Sarana dan Prasarana (KTSP) Rice Maulana kepada Inforiau Jumat (05/4/2018) membenarkan jika kedepan kantor KIR yang ada di Panam akan dipindahkan ke Terminal AKAP.
 
"Kita sudah melakukan rapat dengan dinas terkait untuk mengetahui akan adanya pemindahan kantor KIR ke Terminal AKAP. Saat ini kita akan siapkan berbagai sesuatunya. Bahkan, nanti kita akan ajukan lelang terbuka di ULP yang berlaku pada akhir bulan Mei nanti," ujar Rice.
 
Ketika diperlukan, Anda perlu untuk membangun kantor baru KIR tersebut. ''Untuk anggaran mengunakan APBD sebesar Rp2,57 Miliar. Sedang pengerjaannya akan dilakukan dengan dua tahap,'' tutur Rice.
 
ilustrasi ( Petugas Sedang Membubuhkan Hasil Uji Kendaraan)
 
Hal senada disebutkan Asisten II Setdako Pekanbaru, El Syabrina mengatakan ini sangat membutuhkan karena selama ini Pemko Pekanbaru masih dapat kantor dari Pemerintah Provinsi Riau di Jalan Candra Dimuka dekat Bapelkes.
 
"Benar, tahun ini kami akan membangun kantor KIR sendiri di kawasan Terminal AKAP Kecamatan Payung Sekaki," sebut mantan Kadis Perindag ini , El Syabrina.
 
Lebih lanjut dijelaskan, El Syabrina dengan adanya pembanguman kantor KIR di Terminal AKAP, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasar (DPP) nanti akan bongkar akses di terminal tersebut.
 
"Ada dua pilihan, menghubungkan mereka ke Pujasera Arifin Ahmad atau hanya bergeser sedikit dari lokasi yang sekarang. Setelah kami laporkan ke Pak Sekda dan beberapa lokasi dia pilih lokasi bongkar muat hanya bergeser
sedikit saja di Jalan Jalan Hitam Arah barat Terminal AKAP," terang El Syabrina.
 
Saat ditanya yang terkait dengan anggaran dan proses pembangunan gedung KIR, El Syabrina tidak secara
akurat. Namun saat ini pembangunan itu akan memproses lelang. "Nanti coba tanyakan ke bagian ULP dan dinas terkait, '' tutup El Syabrina.(**)


[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]