Metropolis

Kadisdik : Tunjangan Transportasi Guru Sesuai Perwako

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal
 
linkarnews.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengklarifikasi pernyataan yang disampaikan sejumlah guru menyebut, terjadi pemotongan tunjangan transportasi mereka sejak awal tahun ini.
 
Jamal menjelaskan, itu bukan pemotongan tapi sudah ketetapan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Pekanbaru dan juga sudah tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwako).
 
"Tak ada pemotongan memang segitulah yang dianggarkan oleh TAPD dan sesuai dengan Perwako yang sudah ada," kata Jamal, Jum'at (6/4).
 
Dijelaskannya, guru itu terbagi dalam dua kategori,  yakni yang sudah sertifikasi dan belum sertifiksi. Untuk guru yang belum sertifikasi tunjangan transportasi yang mereka terima Rp1.750.000 perbulan. Sedangkan untuk guru yang sudah sertifikasi memang Rp1 jutaan, sebab mereka juga mendapatkan tunjangan lain.
 
" Yang tidak sertifikasi masih dapat transportasi sebesar 1.750.000. Yang sudah sertifikasi karena juga mendapat tunjangan lain dijadikan dari Rp1.500.000, tahun lalu  kini menjadi Rp1.000.000. Itu sudah ada dalam Perwako, jadi saya mau bilang apa. Persoalan ini juga sudah saya sampaikan kepada guru- guru." terangnya.
 
Guru yang sudah sertifikasi di Pekanbaru, kata Jamal, berjumlah sekitar 3.000an orang. Dia juga menyebut, untuk masalah itu sudah dicoba memperjuangakannya." Itu bukan keputusan saya," tutup Jamal. 
 
 
 
sumber : pekanbaru.go.id


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...