Riau

Dumai Pintu Masuk Narkoba dari Luar Negeri

ilustrasi
linkarnews.com - Polres Dumai dengan tegas menyatakan perang melawan peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba), termasuk menangkap pelakunya hingga akhirnya dijebloskan ke penjara dengan hukuman cukup setimpal. 
 
Masalah narkoba sendiri mendapat perhatian publik belakangan ini. Pasalnya, sudah beberapa kali petugas berhasil mengamankan narkoba dengan jumlah besar berikut dengan puluhan tersangkanya, tapi pelakunya masih saja ada. 
 
Parahnya, hal itu tidak bikin pelaku lainnya takut untuk berbisnis barang haram itu. Malah jaringannya makin bertambah banyak dan butuh penanganan ekstar dari aparat hukum maupun instansi terkait lainnya. 
 
Beberapa hari lalu tepatnya, Sabtu (25/2/19) pagi, Jajaran Polres Dumai berhasil mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat 3,3 kilogram dari salah satu rumah warga di Jalan Pangkalan Sena, Kelurahan Simpang Tetap Darul Iksan, Dumai Barat. 
 
Serbuk kristal dengan harga mencapai Rp3 miliar itu diamankan petugas dari dalam lemari yang ada di rumah warga berinisial ZUL. Kini pelakunya sudah masuk dalam pengejar kepolisian guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya. 
 
Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting optimis segara menangkap pelakunya dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menangkapnya. "Pelaku sudah kita ketahui dan menunggu waktu saja untuk menangkapnya," katanya. 
 
Upaya perang melawan narkoba Polres Dumai ini juga patut kita apresiasi. Sebab, narkoba merupakan kejahatan serius dan tergolong kejahatan kemanusiaan dan hanya sedikit pengguna narkoba bisa lolos dari pengaruh barang haram tersebut. 
 
Para pemakai narkoba jelas tak berguna bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Tak hanya menghabiskan harta keluarga, para pencandu narkoba juga melakukan berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat. 
 
Jika pengguna narkoba masih sekolah atau kuliah pasti tidak berprestasi. Mereka sering bolos dan tak mampu menyerap secara maksimal materi yang diberikan guru atau dosen. Bagi yang sudah bekerja, pasti kinerjanya tidak bagus. 
 
Mudah-mudahan gambaran tersebut membuat kita mapun instansi terkait lebih serius memberantas narkoba. Diharapkan juga instansi terkait harus lebih gencar melaksanakan operasi pemberantasan narkoba. 
 
Kemudian menutup semua lubang pasokan dari luar negeri dan dalam negeri. Kemudian, jalan-jalan tikus yang biasa digunakan untuk menyelundupkan narkoba lewat jalur darat juga diawasi dengan ketat.
 
Apabila ada aparat yang bekerja sama dengan pengedar atau bandar narkoba untuk meloloskan barang haram tersebut harus nendapat sanksi seberat-beratnya ataupun setimpal dengan perbuatannya. 
 
Kemudian, masyarakat pun diharapkan lebih peka terhadap setiap kegiatan yang berhubungan dengan narkoba di lingkungannya. Bila ada kegiatan di rumah atau pabrik yang mencurigakan, segera laporkan. Rte/ln


Loading...

Loading...

[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Loading...