Profile

Maraknya Berita Hoax Membuat masyarakat Tabayyun

Ketua MASTEL

 

linkarnews.com - Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Kristiono mengatakan berdasarkan hasil survei MASTEL mengenai persepsi masyarakat terhadap berita hoax menemukan fakta meskipun berita hoax sengaja dibuat untuk memengaruhi opini publik, namun penerima berita hoax disebutkan cukup kritis dalam menelan informasi tipu-tipu.

"Walau berita hoax kencang diproduksi dengan tujuan memengaruhi opini publik dan kian marak lantaran faktor stimulan seperti isu Sosial Politik dan SARA, namun penerima hoax cukup kritis karena mereka telah terbiasa untuk memeriksa kebenaran berita," jelasnya saat acara konferensi pers di Jakarta.

Dalam survei yang dilakukan secara online dengan 1.116 responden, menyebutkan sebanyak 83,20 persen responden langsung memeriksa kebenaran berita yang didapatkan. Hanya saja, yang perlu diwaspadai adalah mencegah kelompok silent agar tak berpindah ke haters.

"Hal ini yang harus dimitigasi," ungkap.

Dikatakannya, ada tiga kelompok masyarakat ke dalam tiga bagian yakni haters, silent majority, dan supporters. Dari sisi jumlah, kelompok silet majority paling banyak dibanding supporters dan haters. Maka dari itu, mitigasi dampak terhadap berita hoax mesti digiatkan dengan meningkatkan literasi masyarakat melalui peran aktif seluruh pemangku kepentingan.

"Harapan kami jangan sampai hoax ini jadi wabah dan perilaku baru. Hoax ini kan dipakai untuk memengaruhi opini publik dan masyarakat kita suka sesuatu yang heboh. Karena masyarakat suka heboh akhirnya banyak produksi konten hoax. Makanya, kita sebagai komunitas wajib melakukan edukasi juga terhadap masyarakat," terang Kristiono.



[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +627618401896
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan LinkarNews.Com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan