Nasional

Komisioner KPU Sebut Keterlambatan Anggaran Akan Hambat Pembentukan PPK/PPS

Komisioner KPU Arief Budiman

 

linkarnews.com - Komisioner KPU Arief Budiman menyebut dari 101 daerah yang akan menggelar Pilkada 2017, baru 31 daerah yang anggarannya sudah cair. Jika anggaran pilkada belum cair, hal itu akan menghambat dalam pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Karena ada kegiatan yang pembayarannya bisa belakangan dan ada kegiatan yang pembayarannya harus dibayar pada saat kegiatan,” terangnya di Gedung KPU, Jakarta, kemarin.

Arief menyebut anggaran harus sudah cair semuanya sebelum 22 Juni 2016. Kalau anggaran tidak cair, kegiatan terancam tidak berjalan. Kecuali penyelenggara pilkada di daerah bisa melakukan proses perekrutan PPK/PPS dengan pembayaran di belakang. “PPK/PPS itu misalnya butuh sekretariat. Dan di sana butuh biaya operasional. Kalau tidak ada biaya operasionalnya, tidak bisa jalan,” terangnya.

Menurutnya jika tahapan penyelenggaraan pilkada tidak berjalan sesuai jadwal, pilkada terancam ditunda dan percuma saja semua daer­ah sudah ­menandatangani naskah perjanjian hibah daer­ah (NPHD). Arief pun menyampaikan baru 31 daerah yang anggaran pilkadanya sudah cair sebesar Rp589 miliar. “Yang terkonfirmasi sudah transfer, 31 satuan kerja.’’

Adapun daerah yang belum cair anggarannya kemungkin­an terkendala dalam register nomor rekening di Kementerian Keuangan. Yang jelas, uang ditransfer kalau sudah diregister.

‘’Kenapa belum diregister? Ada dua problemnya. Jangan-jangan tamen-teman mengirim data ke Kemenkeu terlambat atau proses registernya lambat di sana (Kemenkeu),’’ ujarnya.

Di sisi lain, Ketua KPU Husni Kamil Manik tengah mempertimbangkan akan melakukan peninjauan kembali atas hasil revisi UU 8/2015 tentang Pilkada atau tidak. Pasalnya, saat ini KPU tengah menunggu proses harmonisasi di tingkat pemerintah.(***)



[Ikuti LinkarNews.Com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +627618401896
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan LinkarNews.Com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan